Coal Trading

Bagaimana caranya bagi perusahaan pertambangan batubara pemegang IUP produksi agar dapat membeli batubara dari pihak lain?


Untuk mengetahui tata cara pembelian batubara, berikut di bawah ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan:

  1. Pihak yang berhak menjual batubara

Merujuk pada Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2009 tentang Pertambangan Mineral dan Batubara (“UU Minerba”), diatur bahwa para pihak yang dapat melakukan kegiatan usaha di bidang pertambangan adalah pihak-pihak yang memiliki izin dalam bidang usaha pertambangan. Dalam hal kegiatan usaha yang akan dijalankan adalah jual beli batubara, maka berdasarkan UU Minerba pihak yang berhak untuk melakukan kegiatan penjualan batubara tersebut adalah pemegang IUP Operasi Produksi (“IUP OP”) dan IUPK Pengangkutan dan Penjualan (“IUPK Trading”).

  1. Perjanjian Jual Beli Batubara

Setelah kita mengetahui para pihak yang berhak melakukan penjualan batubara, maka tahap selanjutnya adalah pembuatan perjanjian jual beli batubara antara perusahaan saudara dengan pemegang IUP OP atau dengan pemegang IUPK Trading.

Pada dasarnya, perjanjian jual beli batubara merupakan perjanjian yang sama dengan perjanjian lainnya yang harus memenuhi unsur dari Pasal 1320 Kitab Undang-Undang Hukum Perdata (“KUHPerdata”). Namun, khusus untuk perjanjian jual beli batubara terdapat hal-hal yang harus diperhatikan pada pembuatan perjanjian tersebut yaitu:

  • lingkup hak izin menentukan lingkup wilayah penjualan batubara

Dalam membuat perjanjian dengan penjual yang dalam hal ini adalah IUPK Trading, Kita harus mengetahui lingkup izin yang dimiliki oleh pemegang IUPK Trading tersebut. Hal ini diperlukan untuk mengetahui bagaimana cakupan hak atas wilayah penjualan yang dimiliki oleh pemegang IUPK Trading. Dalam hal IUPK Trading diberikan oleh Menteri, maka kegiatan penjualan dapat dilakukan lintas provinsi dan negara, kemudian jika diberikan oleh Gubernur maka kegiatan penjualan batubara dapat dilakukan lintas kabupaten atau kota, sedangkan jika diberikan oleh Bupati maka kegiatan penjualan terbatas hanya pada satu kabupaten/kota.

  • status clean and clear

Berdasarkan praktik dalam usaha pertambangan, batubara yang dijual oleh pemegang IUPK Trading dipersyaratkan diperoleh dari pemegang IUP OP yang telah terdaftar dalam daftar clean and clear yang dikeluarkan oleh Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (“ESDM”) yang dibuktikan dengan sertifikat clean and clear.

  1. Harga batubara

Bagi para pihak yang ingin melakukan jual beli batubara dan akan menentukan harga batubara harus mengacu kepada Peraturan Menteri ESDM Nomor 17 Tahun 2010 tentang Tata Cara Penetapan Harga Patokan Penjualan Mineral dan Batubara. Harga batubara akan ditentukan oleh ESDM yang berlaku untuk jangka waktu tertentu dan ditetapkan berdasarkan peraturan direktorat jenderal. Penentuan harga patokan batubara ini dimaksudkan sebagai patokan dalam menentukan besarnya jumlah royalti yang harus dibayarkan oleh para pihak dalam perjanjian tersebut.

Berapa harga jual batubara dari Indonesia?

Harga jual acuan batubara Indonesia berdasarkan skema Free On Board (FOB) Vessel/ Barge

  1. Batubara untuk kepentingan dalam negeri

Pemerintah telah menetapkan aturan penjualan batu bara untuk kepentingan dalam negeri (Domestic Market Obligation/ DMO) pada 2021 ini minimal sebesar 25% dari produksi per produsen. Selain itu, pemerintah pun menetapkan harga jual batu bara untuk pembangkit listrik di dalam negeri maksimal US$ 70 per ton. Aturan ini tertuang di dalam Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral No.255.K/30/MEM/2020 tentang Pemenuhan Kebutuhan Batu Bara Dalam Negeri 2021 yang ditetapkan Menteri ESDM Arifin Tasrif pada 29 Desember 2020.

Melalui Keputusan Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Nomor 206.K/HK.02/MEM.B/2021 tentang Harga Jual Batubara untuk Pemenuhan Kebutuhan Bahan Baku/Bahan Bakar Industri Semen dan Pupuk di Dalam Negeri, pemerintah menetapkan harga jual sebesar maksimal US$ 90 per ton. Aturan terkait penetapan harga khusus ini resmi berlaku per 1 November 2021.


  1. Batubara untuk kepentingan Exsport

Penentuan harga jual batubara Indonesia mengacu pada Harga Batu Bara Acuan (HBA) Indonesia, HBA bulanan bisa di akses ke https://www.minerba.esdm.go.id

Selain mengacu pada HBA, harga batubara Indonesia juga mengacu kepada Indonesia Coal Price Index (ICI), New Castle Export Index (NEC), dan New Castle Global Coal Index (GC).

Khusus untuk ICI ada 5 type batubara Indonesia:

  • ICI 1 dengan GAR 6500, NAR 6200, Sulfur Up to 1.0%, Ash Up to 12%, TM Up to 12%

  • ICI 2 dengan GAR 5800, NAR 5500, Sulfur Up to 0.8%, Ash Up to 10%, TM Up to 18%

  • ICI 3 dengan GAR 5000, NAR 4600, Sulfur Up to 0.6%, Ash Up to 08%, TM Up to 30%

  • ICI 4 dengan GAR 4200, NAR 3800, Sulfur Up to 0.4%, Ash Up to 06%, TM Up to 40%

  • ICI 5 dengan GAR 3400, NAR 3000, Sulfur Up to 0.2%, Ash Up to 04%, TM Up to 50%


ICI mingguan secara update bisa di akses ke https://coalindoenergy.com


  1. Formula harga batubara

  • Harga Batubara Acuan (HBA) dalam kesetaraan nilai kalor:


HBA = 25% ICI-1 + 25% Platts-1 + 25% NEX + 25% GC [US$/ton]


Di mana:

HBA = Harga Batubara Acuan [US$/ton]

ICI = Indonesia Coal Index [US$/ton]

NEX = New Castle Export Index [US$/ton]

GC = New Castle Global Coal Index [US$/ton]


  1. Ketentuan Harga Patokan Batubara (HPB)

  • HBA dan HPB diatas berlaku untuk harga spot (kontrak penjualan dibawah 12 bulan)

  • Untuk harga term (kontrak penjualan lebih dari 12 bulan), harga acuan menggunakan rata-rata HBA 3 bulan terakhir dan harga berlaku untuk penjualan batubara selama 12 bulan.

  • Untuk penjualan diatas tongkang (FOB Barge) dilakukan penyesuaian (dikurangi biaya barging dan biaya transhipment dari FOB Vessel ke FOB Barge).

  • Untuk penjualan CIF/CNF dilakukan penyesuaian ditambah barge atau tongkang dari lokasi transhipment ketujuan akhir

  • Rumus konversi ADB ke GAR; CV GAR = CV ADB x ((100-TM) / (100-IM))

GAR : Gross As Received

ADB : Air Dried Bases

TM : Total Moisture

IM : Inherent Moisture